Cara Menjadi Bahagia, 21 Kebiasaan yang Baik Untuk Rutinitasmu

Arti atau makna dari kebahagian tentunya akan berbeda-beda bagi tiap individu, mungkin, bagi diri kamu bahagia memiliki arti berdamai dengan diri sendiri, atau memiliki jaringan pertemanan yang berkualitas dan menerima diri kamu apa adanya, atau bisa juga proses maupun perjalanan dalam mengejar impian terdalam kamu.

Terlepas dari apapun versi kebahagiaan menurut kamu, menjalani kehidupan yang lebih bahagia dan lebih memuaskan dapat diraih oleh siapapun, dengan beberapa penyesuaian pada kebiasaan rutin dapat membantu dan mempermudah dalam mencapainya.

Kebiasaan itu penting, jika kamu pernah berusaha atau mencoba untuk menghentikan suatu kebiasaan buruk, kamu tentu paham betapa sulit dan mendarah dagingnya kebiasaan buruk tersebut.

Begitupun sebaliknya, kebiasaan baik juga bisa mendarah daging, mengapa kita tidak berusaha menjadikan kebiasaan-kebiasaan positif sebagai bagian dari rutinitas?

Dibawah ini beberapa kebiasaan harian, mingguan, bulanan atau mungkin tahunan yang dapat membantu memulai perjalanan menuju kebahagiaan, tentu perlu diingat kembali, versi kebahagiaan tiap orang akan berbeda, begitu juga jalan untuk mencapainya.

Jika dari beberapa dari kebiasaan dibawah ini justru menambah stres atau tidak cocok dengan gaya hidup kamu, singkirkan saja, dengan menyediakan sedikit waktu dan latihan, kamu akan dapat mengetahui apa yang berhasil dan tidak untuk diri kamu.

Kebiasaan-kebiasaan yang Dapat Membuat Bahagia

Berikut kebiasaan-kebiasaan yang dapat kamu lakukan dalam membantu diri menjadi orang yang lebih bahagia.

1. Tersenyum

Tiap orang akan cenderung tersenyum ketika sedang bahagia, senyuman merangsang otak untuk melepaskan dopamin, hormon yang dapat membuat kita merasa lebih bahagia.

Hal ini bukan berarti kamu harus selalu memasang senyum palsu sepanjang hari, melainkan, ketika kamu sedang merasa down, cobalah untuk tersenyum dan lihat apa yang akan terjadi, atau kamu bisa coba untuk memulai pagi dengan tersenyum pada diri sendiri di cermin.

2. Olahraga

Olahraga tidak hanya beguna bagi tubuh fisik kamu saja, olahraga yang teratur dapat membantu dalam mengurangi stres, rasa cemas dan berbagai gejala dari depresi sehingga dapat meningkatkan kebahagiaan.

Bahkan dengan aktivitas fisik yang sedikit dapat membuat perbedaan besar, kamu tidak perlu berlatih marathon atau panjat tebing, kecuali jika hal tersebut dapat membuat kamu bahagia tentunya boleh-boleh saja.

Kata kuncinya adalah jangan memaksakan diri, jika kamu dengan tiba-tiba menjatuhkan diri ke dalam suatu rutinitas yang berat, kamu mungkin akan berakhir dengan perasaan frustrasi.

Kamu bisa melakukan beberapa aktivitas seperti :

  • Jalan-jalan ringan di sekitar lingkungan rumah.
  • Mengikuti kelas yoga atau sejenisnya untuk pemula.
  • Mulai hari dengan melakukan peregangan selama 5 menit.

Kamu juga bisa melakukan aktivitas-aktivitas yang selama ini ingin kamu coba, misal, golf, bowlong atau mungkin menari.

3. Tidur yang Cukup

Tidur yang cukup sangatlah penting bagi kesehatan yang baik, menunjang fungsi otak, dan meningkatkan kesejahteraan emosional, pada umumnya orang dewasa membutuhkan waktu sekitar 7-8 jam untuk tidur tiap malamnya.

Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu kamu dalam membangun rutinitas tidur yang lebih baik :

  • Tuliskan berapa jam tidur yang kamu peroleh tiap malamnya dan bagaiman kualitas tidur yang kamu dapatkan, setelah seminggu, kamu akan memiliki gambaran yang lebih baik seputar kualtias tidur yang kamu miliki.
  • Pergi tidur dan bangun pada waktu yang sama tiap harinya, termasuk di akhir pekan.
  • Sediakan waktu satu jam sebelum tidur sebagai waktu tenang, seperti, mandi, membaca atau melakukan berbagai hal yang dapat menenangkan seperti meditasi, hindari makanan dan minuman berat.
  • Jaga kamar tidur tetap gelap, sejuk dan tenang.
  • Berinvestasi pada tempat tidur yang berkualitas baik.
  • Jika kamu harus melakukan tidur siang, coba batasi hanya selama 20 menit.

4. Makan Hidangan yang Baik Untuk Mood

Kamu pastinya sudah mengetahui bahwa pilihan makanan dapat berdampak pada kesehatan fisik secara keseluruhan, tetapi perlukamu ketahui, terdapat beberapa jenis makanan yang dapat mempengaruhi kondisi pikiran.

Sebagai contoh :

  • Karbohidrat dapat melepaskan serotonin, sebuah hormon yang membuat diri “merasa lebih baik”, cukup pertahankan karbohidrat yang sederhana, konsumsi makanan tinggi gula seminimal mungkin, karbohidrat yang kompleks, seperti sayuran, kacang-kacangan dan biji-bijian merupakan pilihan yang lebih baik.
  • Daging tanpa lemak, unggas, kacang-kacangan dan susu mengandung protein yang tinggi, makanan-makanan ini mampu melepaskan dopamin dan norepinefrin, yang dapat emningkatkan energi dan konsentrasi.
  • Makanan yang diproses atau digoreng cenderung dapat membuat suasana hati menjadi sedih, sama halnya dengan melewatkan waktu makan.

5. Bersyukur

Dengan hanya bersyukur kamu dapat meningkatkan suasana hati, terdapat sebuah penelitian yang menyimpulkan bahwa dengan mempraktikkan rasa syukur dapat memiliki dampak yang signifikan pada kebahagiaan.

Mulai tiap hari dengan mensyukuri satu hal yang kamu syukuri, kamu dapat melakukannya pada saat menyikat gigi atau bahkan pada saat menunggu antrian di lampu lalu-lintas.

Ketika kamu sedang menjalani hari, cobalah untuk memperhatikan beberapa hal kecil yang menyenangkan dalam hidup kamu dan dapat kamu syukuri, seperti rekan kerja yang menawari secangkir kopi, tetangga yang melambaikan tangan atau kehangatan sinar matahari pagi pada kulit kamu.

Dengan sedikit latihan bersyukur seperti ini, akan membuat diri menjadi lebih sadar akan banyaknya hal positif di sekitar kita.

6. Beri Pujian

Memberikan pujian yang tulus adalah sebuah cara cepat dan mudah dalam mencerahkan hari seseorang sambil juga meningkatkan kebahagiaan kamu sendiri.

Tatap mata orang tersebut dan katakan sembari tersenyum, sehingga mereka tahu jika kamu bersungguh-sungguh, kamu mungkin akan terkejut betapa menyenangkan perasaan kamu setelahnya.

7. Bernapas dengan Dalam

Ketika kamu merasa tegang, bahu terasa kencang dan kamu merasa seolah-olah tidak kuat menahan beban, naluri diri kemungkinan akan meminta untuk menarik napas yang panjang dan dalam guna menenangkan diri.

Lain kali ketika kamu merasa stres atau penuh tekanan, lakukan beberapa hal berikut ini :

  • Tutup mata, coba bayangkan suatu kenangan bahagia atau tempat yang indah.
  • Tarik napas dalam-dalam secara perlahan melalui mulut atau hidung.
  • Ulangi proses ini beberapa kali, hingga kamu mulai merasakan ketenangan.

Jika kamu mengalami kesulitan untuk mengambil napas secara perlahan dengan disengaja, kamu bisa mencoba untuk menghitung hingga 5 di dalam kepala setiap menarik dan menghembuskan napas.

8. Mengakui Saat-saat yang Tidak Menyenangkan

Jika kamu mendapat kabar buruk atau telah membuat suatu kesalahan, jangan mencoba untuk berpura-pura bahagia, akui perasaan tidak bahagia tersebut, biarkan diri mengalaminya untuk sejenak.

Kemudian, alihkan fokus kamu ke apa yang membuat kamu merasa seperti ini, dan apa yang sekiranya diperlukan untuk segera pulih.

Kamu bisa melakukan latihan pernapasan dalam, jalan-jalan ke alam atau membicarakannya dengan seseorang, biarkan momen ini berlalu dan selalu jaga diri kamu, perlu diingat, tidak ada satu pun manusia di muka bumi yang bahagia sepanjang waktu.

9. Buat Jurnal

Jurna adalah sebuah cara yang baik dalam mengatur dan menyusun pikiran kamu, menganalisa perasaan dan membuat rencana, kamu tidak harus menjadi seorang sastrawan atau menulis dalam jumlah banyak untuk mendapatkan manfaat dari jurnal.

Membuat jurnal dapat sesederhana dengan menuliskan beberapa pemikiran sesaat sebelum kamu tidur, jika menuliskan hal-hal tertentu dapat membuat kamu merasa gugup atau resah, kamu selalu dapat merobeknya setelah selesai menulisnya, hal ini juga masuk ke dalam proses yang diperhitungkan.

10. Hadapi Stres

Hidup ini penuh dengan berbagai macam stresor, dan tidak mungkin bagi diri kita untuk menghindari semuanya.

Menurut pakar psikologi dari Stanford, Kelly McGonigal, bahwa stres tidaklah selalu berbahaya, dan bahkan kita dapat mengubah sikap kita terhadap stres.

Untuk beberapa penyebab stres yang tidak dapat dihindari, selalu ingatkan diri kamu bahwa semu orang pasti memiliki stres, dan jangan khawatir, pada akhirnya kamu akan sadar bahwa kamu ternyata lebih tangguh dari perkiraan.

Alih-alih membiarkan diri kamu kewalahan, cobalah untuk mengatasi stresor secara langsung, hal ini mungkin dapat berarti melakukan suatu percakapan yang tidak nyaman atau melakukan beberapa usaha tambahan, tetapi semakin cepat kamu mengatasinya, semakin cepat luka di dalam diri kamu untuk pulih.

11. Merapikan atau Menata

Luangkan waktu 15 menit untuk merapikan area tertentu dari bagian rumah kamu, misal, lemari atau tempat sampah yang mulai membludak, letakkan semua item pada tempatnya, singkirkan atau berikan kekacauan tambahan yang memang sudah tidak berguna lagi bagi kamu.

Anda dapat melakukan hal ini seminggu sekali, setiap hari atau kapan pun kamu merasa ruangan di rumah atau tempat tinggal kamu mulai tidak terkendali.

12. Kunjungi Teman

Manusia adalah makhluk sosial, dengan memiliki teman dekat mampu membuat kita menjadi lebih bahagia.

Siapa yang sedang kamu rindukan? Kunjungi mereka, buat jadwal berkumpul atau sekedar mengobrol panjang di telepon.

Di usia yang mulai dewasa, memang sulit untuk mendapatkan teman-teman baru, tapi ini bukan tentang berapa banyak teman yang kamu miliki, tepai memiliki hubungan yang bermakna, meskipun hanya dengan satu atau dua orang saja.

Kamu juga bisa mencoba untuk terlibat ke dalam kelompok sukarelawan lokal atau mengikuti sebuah kelas, keduanya dapat membantu dalam menghubungkan kamu dengan orang-orang yang berpikiran sama dengan kamu, dan kemungkinan besar mereka juga sedang mencari teman-teman baru.

13. Rencanakan Minggu Kamu

Cobalah duduk di tiap akhir minggu untuk membuat daftar ringan yang berisi rencana kegiatan untuk minggu berikutnya, bahkan ketika kamu tidak selalu mengikuti rencana tersebut, dengan menentukan waktu seperti pergi ke laundry pakaian, berbelanja bahan makanan atau seputar pekerjaan kantor dapat membantu dalam menenangkan pikiran.

Kamu tidak harus menggunakan sebuah buku planer yang bagus dan mahal, dengan sticky note pada bagian samping layar komputer atau selembar kertas bekas di saku sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan ini.

14. Singkirkan Gadget

Matikan semua perangkat elektronik setidaknya satu jam setiap minggunya, semua itu akan bisa kamu gunakan kembali nantinya, kamu mungkin akan terkejut apa yang dapat kamu peroleh dari hal ini.

Biarkan pikiran kamu mengembara bebas untuk mencari sebuah perubahan, kamu bisa membaca, merenung atau berjalan-jalan memperhatikan lingkungan di sekitar tempat kamu tinggal.

15. Pergi ke Alam Bebas

Menghabiskan 30 menit atau lebih tiap minggunya di ruang hijau dapat membantu menurunkan tekanan darah dan depresi.

Ruang hijau bisa berupa apa saja, dari sekedar taman di dekat tempat tinggal, halaman rumah atau tempat wisata yang menyajikan keindahan alam, dimanapun kamu dapat menghargai alam dan segarnya udara.

16. Belajar Meditasi

Terdapat banyak metode meditasi untuk dipelajari, meditasi dapat meliputi gerakan, fokus, spiritualitas atau kombinasi dari ketiganya, meditasi tidak harus rumit, cukup duduk diam dengan pikiran kamu sendiri selama 5 menit, bahkan latihan pernapasan dalam juga dapat berfungsi sebagai sebuah bentuk meditasi.

17. Ritual Perawatan Diri

Sangat mudah untuk mengabaikan perawatan diri sendiri di dunia yang bergerak seba cepat ini, tetapi tubuh kamu akan membawa semua pikiran, hasrat dan semangat ke seluruh dunia, bukankan hal ini layak untuk mendapatkan sedikit perhatian?

Kamu bisa melakukan beberapa hal seperti berendam dan bersantai di air hangat, melakukan rutinitas perawatan kulit yang membuat kamu merasa dimanjakan, atau sekedar mengenakan piyama yang lembut dan menghabiskan waktu menonton film di rumah,

Apapun bentuknya, lakukan, jika diperlukan, taruh di daftar rencana kamu.

18. Pergi Keluar

Tidak ada yang bisa diajak pergi keluar? Tidak ada yang melarang kamu untuk pergi keluar sendiri.

Kamu bisa pergi ke restoran favorit, menonton film atau melakukan traveling ke tempat yang selama ini kamu impikan.

Bahkan jika kamu seorang yang sangat mudah bergaul, dengan menghabiskan waktu sendirian secara di sengaja dapat membantu kamu menjadi terhubung kembali dengan kegiatan-kegiatan yang benar-benar membuat kamu bahagia.

19. Luangkan Waktu Untuk Merenung

Awal tahun adalah waktu yang tepat untuk berhenti sejenak dan lakuan perenungan atau intropeksi pada hidup kamu, sisihkan waktu untuk mengejar berbagai ketertinggalan, coba ajukan beberapa pertanyaan pada diri sendiri layaknya kamu bertanya pada seorang teman lama.

  • Apa kabar?
  • Apa saja yang telah kamu lakukan?
  • Apakah kamu merasa lebih bahagia dari tahun sebelumnya?

Hindari jebakan untuk menilai diri sendiri terlalu keras untuk jawabannya, kamu telah berhasil melewati satu tahun ini, dan itu sudah lebih dari cukup.

20. Evaluasi Kembali Tujuan-tujuan Kamu

Semua orang akan berubah, jadi coba pikirkan kembali setiap goal kamu dan pertimbangkan apakah semua itu masih menjadi target pencapaian kamu, tidak ada salahnya untuk mengubah jalannya permainan.

Lepaskan tujuan-tujuan yang memang tidak lagi berguna bagi kamu, bahkan jika tujuan-tujuan itu terlihat bagus diatas kertas.

21. Lepaskan Dendam

hal ini seringkali lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, perhatikan hubungan-hubungan kamu dengan orang lain, apakah kamu masih menyimpan kebencian atau niatan buruk terhadap seseorang? Coba pertimbangkan untuk bertemu mereka.

Hal ini tidak harus menjadi sebuah rekonsiliasi, kamu mungkin hanya perlu untuk mengakhiri hubungan dan melanjutkan hidup kamu.

Jika menjangkau atau bertemu bukanlah suatu pilihan, cobalah untuk mengungkankan perasaan kamu dalam sebuah surat, kamu tidak perlu mengirimkannya, tulisan ini hanya untuk membantu kamu mengeluarkan perasaan dari pikiran kamu.

Referensi