10 Cara Menjadi Pemimpin yang Baik, Karyawan Hepi!

Siapapun dapat mendelegasikan tugas, tetapi terdapat banyak hal lainnya jika menyangkut sebuah kepemimpinan yang efektif.

Seorang pemimpung yang efektif akan memiliki dampak besar tidak hanya bagi para anggota tim yang dipimpin, tetapi juga bagi perusahaan secara keseliruhan.

Para karyawan yang bekerja di bawah seorang pemimpin hebat akan cenderung merasa lebih bahagia, lebih produktif dan menjadi lebih terhubung dengan organisasi tempat mereka bekerja dan hal ini akan memiliki efek riak positif yang pada akhirnya akan menguntungkan bisnis kamu.

Seorang pemimpin yang hebat adalah orang yang dapat membuat orang-orang di sekitarnya menjadi lebih baik.

Dana Brownlee, Pendiri Profesionalism Matters

Jika kamu melihat di sekeliling dan melihat bahwa para anggota tim kamu menjadi kurang terlibat atau bahkan seakan jalan ditempat dalam pekerjaan mereka, mungkin ini saat yang tepat untuk menilai kembali dan mereformasi strategi kamu.

Menurut Brownlee, perilaku berikut adalah tanda-tanda bahwa kamu mungkin memiliki sebuah kepemimpinan yang buruk :

Tidak ada satupun anggota kamu yang mengkritik salah satu ide yang kamu keluarkan dalam sebulan terakhir.

Kamu menghabiskan lebih banyak waktu untuk merencanakan kemajuan karir kamu sendiri daripada anggota tim kamu.

Kamu melakukan setidaknya tiga percakapan yang sama sekali tidak terkait dengan pekerjaan pada anggota tim setiap minggunya.

Para anggota tim memberi jawaban berbeda jika ditanya tiga prioritas teratas kamu untuk tahun ini.

Para anggota tim takut gagal.

Sebuah penelitian baru-baru ini yang dilakukan oleh Center for Creative Leadership, menunjukkan bahwa sekitar 38% hingga lebih dari setengah pemimpin baru telah mengalami kegagalan di 18 bulan pertama mereka.

Para pemimpin dapat menghindari masuk ke dalam bagian 18% tersebut dengan memasukkan beberapa strategi kepemimpinan yang baik yang dapat memotivasi para anggota tim mereka dalam mencapai tujuan mereka.

Cara Menjadi Pemimpin yang Hebat

Business News Daily berbicara dengan para CEO, direktur dan pakar kepemimpinan untuk mempelajari apa itu strategi kepemimpinan dan bagaimana kamu juga dapat melakukannya.

1. Memiliki Komunikasi yang Jujur dan Terbuka

salah satu elemen terpenting dari sebuah kepemimpinan yang efektif adalah menciptakan jalur komunikasi yang terbuka dengan para anggota tim kamu, kejujuran dan transparansi dari diri kamu sendiri harus menjadi sebuah contoh bagi tim kamu.

Ketika kamu memiliki tanggung jawab atas sekelompok orang sangat penting untuk bersikap lugas, perusahaan kamu dan para karyawan adalah cerminan dari diri kamu sendiri, dan jika kamu menjadikan perilaku jujur dan etikal sebagai nilai utama, para anggota tim akan mengikuti.

Para pemimpin hebat mampu menyesuaikan interaksi dan gaya komunikasi mereka agar sesuai dengan setiap situasi dan dengan para anggota tim berdasarkan preferensi masing-masing individu.

Menampilkan keterampilan komunikasi aktif dan transparan dapat membangun kepercayaan di antara anggota tim dan mampu meningkatkan moral mereka secara keseluruhan.

Terdapat banyak gaya kepemimpinan diluar sana, tidak ada yang benar ataupun salah, yang ada hanyalah gaya kepemimpinan yang asli dan palsu, dan tidak ada yang mau mengikuti seseorang dengan kepemimpinan palsu.

2. Terhubung Dengan Anggota Tim

Memimpin sekelompok orang membutuhkan rasa saling percaya dan pengertian diantara pemimpin dan anggota tim, untuk mencapai hal ini, para pemimpin harus mau belajar untuk menjadi terhubung dengan anggota mereka.

Menjadi seorang pemimpin yang lebih manusiawi membutuhkan kepositifan, tujuan, empati, kash sayang, kerendahan hati dan cinta, ciri-ciri ini akan menempatkan kamu di jalan menuju hubungan yang tulus dengan para anggota tim kamu.

Untuk dapat membangun hubungan dengan setiap anggota tim kamu, fokuslah dalam mengenal kepribadian, minat, kekuatan, kelemahan, hobi dan preferensi mereka, hal ini dapat memberikan kamu wawasan seputar tujuan dan motivasi mereka.

Mampiu mengenali kekuatan tiap individu dalam tim akan memungkinkan mereka untuk bertanggung jawab dan akuntabel, hal ini tidak hanya dapat meningkatkan kepercayaan diri para anggota tim tetapi juga akan meningkatkan kinerja mereka.

3. Mendorong Pertumbuhan dan Profesional

Bertindak layaknya pemandu sorak bagi tim kamu adalah sebuah bagian penting dalam menjadi seorang pemimpin yang efektif, kamu harus berinvestasi dalam kesuksesan dan pertumbuhan para anggota tim, para pemimpin harus menyisihkan sebagian anggaran, untuk didedikasikan pada pertumbuhan karyawan.

Selain berinvestasi pada pertumbuhan karyawan secara finansial, kamu juga harus berinvestasi secara emosional, para pemimpin hebat akan memberdayakan karyawan mereka untuk terus tumbuh dengan memberikan mereka peluang yang menantang dan juga membimbing mereka sesuai kebutuhan.

Karyawan akan menyukai tantangan dan akan merasa puas ketika berhasil mengatasinya, entah itu meladeni seorang klien yang keras, penjualan yang sulit, berbagai situasi sulit atau apa pun masalahnya, selalu baik untuk membiarkan mereka menghadapi tantangan-tantangan ini.

Ketika para pemimpin percaya pada karyawan mereka dan mau memberi mereka kesempatan untuk belajar dan tumbuh, kamu dan mereka kemungkinan akan terkejut betapa banyak yang dapat mereka capai nantinya, jangan takut untuk mendelegasikan tugas dan mendorong kebebasan serta kreativitas.

4. Jaga Sikap Positif

Walau semua pemimpin memiliki harapan operasional sehari-hari tim mereka dapat berjalan dengan lancar sepanjang waktu, rintangan dan kendala pasti akan datang sesekali waktu.

Entah itu soal miskomunikasi kecil ada suatu kesalahan besar, cara kamu mengatasi situasi negatif seperti ini akan membuktikan seberapa cakap kepemimpinan yang kamu miliki.

Selalu fokus pada kebaikan dalam situasi apa pun, semakin kamu melihat sisi positif dari suatu masalah, semakin positif orang akan bereaksi satu sama lainnya.

Dalam sebuah penelitian menemukan bahwa setelah suatu individu menemukan hal-hal yang menyenangkan dalam suatu situasi yang bermasalah, semakin minimal perasaan terdampak oleh masalah tersebut dan membuat individu tersebut untuk berpikir jernih kemudian menyelesaikan masalah tersebut.

Berfokus pada solusi bukannya pada masalah, dapat membantu tim kamu dalam mempertahankan situasi yang positif, lingkungan yang positif akan menciptakan tenaga kerja yang lebih aktif dan produktif.

Dengan menunjukkan antusiasme dan kepercayaan diri tinggi, seorang pemimpin yang baik akan melihat hasil yang positif di lingkungan kerjanya.

5. Jangan Memberi Perintah, Tapi Ajarkan

Seorang pemimpin yang efektif akan tahu bagaimana menunjukkan kepada orang lain apa yang dibutuhkan, daripada hanya cuma memberitahu mereka, para pemimpin harus melatih para anggota mereka menuju sebuah lingkungan yang lebih kolaboratif dan berkomitmen, tanpa perlu memaksa mereka.

Bukan hanya meneriaki para anggota tim, seorang pemimpin yang baik harus mampu mendorong pertumbuhan tim dengan cara mengajar, orang atau anggota tim tidak akan tumbuh jika oemimpinnya tidak pernah mengajari mereka apa pun, para pemimpin harus mampu mengajar sehingga dapat memunculkan para pemimpin baru di kemudian hari.

6. Tetapkan Tujuan yang Jelas

Menetapkan tujuan yang jelas bagi tim kamu adalah kunci dari memiliki karyawan-karyawan yang berhasil, ketika kamu menetapkan suatu tujuan, dorong pertanyaan dan umpan balik dari mereka, melibatkan mereka dalam suatu proses dapat meningkatkan keterikatan.

Agar seorang pemimpin dapat memotivasi dan menginspirasi, pemimpin perlu membuat para anggota timnya mengetahui dengan jelas visi mereka, hal ini akan membantu para karyawan memahami hasil akhir yang merekan capai sebagai, ketika tujuan ditetapkan dengan jelas, setiap orang dapat melacak kemajuan dan mengidentifikasi tiap pencapaian dengan jelas.

Juga penting untuk menjelaskan bagaimana tujuan tersebut akan berdampak pada perusahaan secara keseluruhan, setiap karyawan harus dapat mengerti bagaimana pekerjaan yang mereka lakukan akan mendukung kesuksesan perusahaan.

Secara berkala tinjau kembali tujuan untuk mengubah atau mengatur ulang sesuatu sesuai kebutuhan, hal ini akan membuat para anggota tim kamu tahu bahwa kamu hadir dan menyadari apa saja yang sedang mereka kerjakan.

7. Berikan Umpan Balik Secara Langsung Tetntang Kinerja

Umpan balik secara langsung dan jujur, bahkan jika itu berupa kritik, adalah cara terbaik untuk dapat membimbing tim kamu ke arah yang tepat, kamu juga perlu tahu secara persis ke mana arah bisnis kamu sehingga dapat memberi mereka nasihat yang juga tepat.

Jika tidak memberikan umpan baik secara langsung, mereka tidak akan tahu apa yang sebenarnya kamu pikirkan tentang mereka dan hasil kerja mereka, sehingga mereka tidak akan pernah bisa berkembang.

Begitu pula jika kamu tidak mengetahui arah yang tepat dari perusahaan kamu, tidak peduli seberapa banyak kamu telah berkomunikasi dengan para anggota tim, mereka akan mengalami kegagalan ketika harus membuat keputusan dan dalam mengambil suatu tindakan.

Selain memberikan umpan balik yang konstruktif, soroti juga pencapaian dari para karyawan, jika seorang anggota tim telah melakukan sesuatu yang hebat, beri tahu hal itu, rayakan kemenangan dan ucapkan terima kasih atas kerja kerasnya.

Pengakuan positif akan menciptakan lingkungan yang produktif, mengakui kesuksesan dan menjelaskan bagaimana hal itu berdampak pada bisnis, akan mendorong kinerja dan juga membantu tim kamu untuk bekerja lebih baik dalam jangka panjang.

8. Terbuka Terhadap Ide-ide Baru

Pemimpin yang baik memiliki kecerdasan emosional untuk memahami dan menerima bahwa perubahan adalah suatu keniscayaan, alih-alih selalu mencoba mempertahankan status quo hanya demi konsistensi, rangkulah perubahan dan inovasi.

Ketika kamu terbuka untuk mendengarkan pemikiran tentang berbagai bakat di sekitar kamu adalah saat kamu benar-benar merangkul setiap kemungkinan dan potensi yang ada.

Ketika sedang berusaha untuk memecahkan masalah, coba dorong para anggota tim untuk memberikan wawasan mereka, ketika karyawan merasa dapat secara terbuka membawa ide-ide baru, makan suatu inovasi hebat dan kesuksesan akan segera datang tanpa waktu lama.

9. Pahami Motivasi Kamu Sendiri

Jika seseorang pemimpin memandang perannya hanya sebagai atau sebatas pekerjaan, hal itu akan berdampak negatif pada diri dan tim yang dipimpinnya, kamu membutuhkan suatu motivasi yang tepat, apakah itu uang atau prestise yang kamu pedulikan, atau kamu memang tulus ingin menginspirasi orang disekitar kamu untuk melakukan yang terbaik.

Kamu memulai di tempat yang tepat jika didalam hati kamu merasa bahwa kepemimpinan adalah sebuah takdir dalam hidup dan jalan untuk membuat perubahan di dunia ini.

Ingat, walau ada beberapa individu yang secara alami memiliki bakat kepemimpinan, untuk menjadi seorang pemimpin yang baik akan membutuhkan waktu, ini adalah sesuatu yang dapat dipelajari dan ditingkatkan oleh siapa pun, dengan kerja keras, dedikasi dan perencanaan strategis, kamu dapat memimpin tim kamu menuju pada kesuksesan.

Referensi